MGMP TIK SMP/MTs KOTA BALIKPAPAN

Komunitas Guru Komputer SMP Kota Balikpapan ==> MENCERDASKAN GURU

b

Mendiknas Canangkan Pendidikan Gratis 12 Tahun

Balikpapan. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo dijadwalkan mencanangkan Wajib Belajar (Wajar) 12 tahun dan pendidikan gratis untuk Provinsi Kalimatan Timur (Kaltim) di Gedung Balikpapan Sport and Convention Center (Dome), Selasa (24/3). Gubernur Kaltim Awang Faroek memastikan Mendiknas Bambang Soedibyo hadir. “Beliau (Mendiknas, red) sudah sepakat untuk hadir dan mencanangkan hari Selasa (24/3) di Balikpapan,” ujar Awang. Secara terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Syafrudin Pernyata di Samarinda menyatakan Mendiknas Bambang Sudibyo menilai langkah tersebut sangat mendukung kegiatan nasional.

Kunjungan Mendiknas ke Balikpapan nanti, juga dijadualkan mengunjungi SMKN 2 dan SMAN 2 Balikpapan, serta berdialog dengan guru dan stakeholder pendidikan. Dialog ini akan dimoderatori Yasin Kara dari Komisi X DPR RI.

Mendiknas akan didampingi oleh Dirjen Dikdasmen, Direktor Profesi Pendidikan PMPTK dan lainnya, hanya sehari di Kaltim, setelah semua acara selesai, rombongan segera terbang kembali ke Jakarta.

Syafruddin berharap agar setelah pencanangan Wajar 12 tahun dan pendidikan gratis tersebut, tidak ada lagi anak Kaltim yang tidak  bersekolah hingga SMA atau yang sederajat.

“Sebab tidak ada lagi alasan bagi orangtua untuk tidak memberikan pendidikan layak bagi anaknya, karena biaya sekolah ditanggung pemerintah pusat dan daerah, alias gratis,” katanya.

Ia memaparkan bahwa maksud gratis adalah untuk biaya operasional sekolah dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar dan subsidi pengadaan buku paket di perpustakaan sekolah.

“Jadi bukan gratis dalam pemenuhan kebutuhan pribadi, seperti seragam. Tapi saya salut, karena ada sejumlah daerah yang sudah memberikan seragam dan sepatu, hal itu bisa ditiru Kaltim, namun semuanya tergantung kemauan politik dari pemerintah daerah termasuk DPRD-nya serta kondisi keuangan daerah,” imbuh dia.

Sedangkan biaya sekolah untuk SMA dan yang sederajat itu akan diperoleh dari APBD Provinsi dan kabupten/kota. APBN tidak turut membantu pembiayaan untuk Wajar 12 tahun ini, namun APBN sudah membantu Wajar 9 tahun lewat BOS nasional dan blockgrant. “Pembiayaan untuk SMA ini kami programkan dengan dana keroyokan, 50 persen provinsi dan 50 persen ditanggung kabupeten/kota se-Kaltim, makanya itu, dalam kesempatan bertemu dengan Mendiknas akan datang, akan dilanjutkan dengan penandatangan MoU antara Pemprov dengan kabupaten/kota se-Kaltim,” katanya.

Isi MoU (nota kesepekatan bersama) itu adalah tentang kesepakatan masing-masing daerah di Kaltim untuk turut serta mendukung sukses Wajar 12 tahun, sekaligus komitmen provinsi dan kabupaten/kota untuk mengalokasikan 20 persen dari APBD masing-masing daerah.

Berdasarkan data, lanjutnya, terdapat lebih dari 116 ribu siswa SMA, SMK dan MA di Kaltim. Biaya belajar setiap siswa sebesar Rp180 ribu per orang per bulan atau dalam satu tahun menjadi Rp 2.160 ribu, sehingga  total satu tahun dikali 116 ribu siswa tersebut menjadi sekitar Rp 250 miliar.

“Dari Rp 250 miliar itu, kalau dibagi 50:50, berarti provinsi akan menanggung Rp 125 miliar dan kabupaten/kota dengan angka yang sama. Hanya saja bedanya, Rp 125 miliar itu ditanggung provinsi sendirian, sementara Rp 125 miliar lainnya, dibagi dengan 14 kabupaten/kota yang ada di Kaltim,” ujar Syafruddin. (Tribun)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: