MGMP TIK SMP/MTs KOTA BALIKPAPAN

Komunitas Guru Komputer SMP Kota Balikpapan ==> MENCERDASKAN GURU

f

JANGAN KEBIRI INSENTIF GURU

….

BALIKPAPAN – Dinas Pendidikan (Disdik) boleh saja mengklaim tidak mempersulit guru swasta , naban , honor maupun negeri dalam memperoleh insentif. Menurut Ketua Dewan Pendikan Kota (DPK), Disdik bukan saja mempersulit, tapi telah mengebiri insentif yang seharusnya menjadi hak guru.

“Padahal kebijakan Gubernur Awang Faroek mengharapkan guru di Kaltim mendapat insentif Rp 1 juta per guru. Anggarannya berasal dari Pemprov dan Pemkot. Nah, Disdik jangan sampai mengebiri insentif guru,” kata Ketua DPK Balikpapan, Drs Subiyanto MMPd.

Sebelumnya Kepala Disdik Drs Sardjono MSi membantah jika pihaknya dinilai oleh Persatuan Guru Swasta Balikpapan (PGSB) telah mempersulit pengucuran insentif dengan pembentukan tim verifikasi. Tim ini berhak untuk menilai kelengkapan persyaratan penerimaan insentif yang telah disepakati yakni NUPTK, perangkat pembelajaran dan jam belajar 24 jam. Nah, khusus untuk perangkat pembelajaran, tim verifikasi memang boleh untuk memeriksa item per item perangkat yang dimiliki oleh guru tersebut.

Di antara persyaratan yang harus dipenuhi untuk memperoleh insentif, antara lain, para guru harus memiliki jam pelajaran 24 jam seminggu dan memiliki perangkat mengajar untuk satu tahun.

“Kalau guru tidak memiliki persyaratan itu, insentif tetap harus diberikan. Karena kemampuan tiap guru berbeda,” katanya.

Kembali Subiyanto menjelaskan, Disdik wajib membuat aturan yang memudahkan guru swasta memperoleh insentif.

“Seyogianya para guru bisa mendapat insentif yang ditentukan. Bila ini tak tercapai, bisa ada gejolak di kalangan guru. Disdik harus hati-hati dalam menerapkan regulasi,” ingatnya.

Salah satunya Disdik harus lebih memerhatikan nasib guru swasta yang tidak memiliki jam mengajar hingga 24 jam seminggu.

Subiyanto menyebut, hingga kini masih ada guru swasta yang hanya menerima Rp 500-600 ribu. Kenaikan insentif hingga Rp 1 juta, kemungkinan baru bisa direalisasikan melalui APBD Balikpapan 2010.

“Mudah-mudahan bisa dikaji lagi kebijakan insentif. Peningkatan kesejahteraan guru berimbas pada peningkatan mutu SDM. Kalau hal ini tidak diperhatikan, bisa menghambat proses belajar mengajar,” katanya.

Sementara itu Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan Eka Citra Devi mengaku telah memantau perkembangan masalah insentif guru tersebut. Berkaitan dengan rencana pemanggilan pihak terkait, kata Eka, belum bisa dipastikan. “Memang kami telah memantau dan membahas mengenai masalah tersebut. Namun, eksekusi yang sifatnya formal masih menunggu pengesahan alat kelengkapan dewan,” kata Eka. (*/rap/kpnn)

dikutip dari KALTIM POST

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: